Tifan Pokhan Tsufuk Beladiri Muslim

"Bahwasannya sekalian ilmu itu mahal adanya, dan mencahari ilmu itu tiadalah semudah dugaan kalian, dan mencari ilmu dengan ceroboh itu hanya akan membuahkan hasil yang hampa, seumpama butir gandum yang tiada bernas, untuk makanan keledaipun kurang bermanfaat" (Muqaddimah Zho-Dam) Beladiri Tifan adalah salah satu dari sekian banyak beladiri yang ada di dunia ini, beladiri Tifan adalah sebuah beladiri yang diadopsi dari beberapa beladiri dari beberapa suku di dataran Saldsyuk sampai dataran Cina. Suku-suku muslim yang ada disana seperti seperti Tartar, Wigu, Mandsyu, Kittan masing-masing suku sudah mempunyai beladiri tradisional sendiri  nama Tifan Pokhan sendiri artinya "Kepalan Tangan Bangsawan" karena beladiri ini banyak disukai oleh kalangan bangsawan karena kehalusan dalam gerakannya.

Ketika ajaran Islam masuk ke kawasan sia Selatan, Asia Tenggara dan Asia Timur masyarakat muslim disana masih memegang ajaran beladiri di sana, yang kemudian beladiri yang ada diantara suku-suku muslim disana digabungkan dan kemudian lahirlah Beladiri Tifan Pokhan. Tifan Pokhan sendiri telah dibersihkan dari ajaran-ajaran yang dianggap menyekutukan Allah, karena salah satu kriteria beladiri yang baik bagi seorang muslim adalah bersih dari ajaran-ajaran yang bersifat syirik atau menyekutukan Allah, adapun gerakan-gerakan yang ada dalam beladiri Tifan sebisa mungkin tidak membuat cedera orang yang belajar, gerakan Tifan dibuat mengalir tidak menghentak-hentak.

Tujuan dari Jurus-jurus Tifan adalah bagaimana menjatuhkan musuh secepat mungkin makanya dalam beladiri Tifan yang menjadi sasaran utama serangan adalah titik-titik vital manusia seperti area kepala dan kemaluan, dan senjata yang digunakan adalah likud senjata sejenis samurai dari mongol, mengapa likud bukan tongkat atau double stick ? ya itu tadi Tifan adalah bagaimana menjatuhkan lawan secepat mungkin, mungkin saja orang yang kena pukulan tongkat atau double stick masih bisa bangun dan melawan, tapi jika kena tebasan Samurai ? Anda bisa tebak.

Adapun kitab yang dijadikan pedoman adalah kitab Zho-Dam, nah katanya gak boleh syirik kok punya kitab lain selain Al-Quran..? eit janga su'udzon dulu kita Zho-Dam itu diambil dari bahasa urwun Zho artinya besar dan Dam artinya darah dapat juga diartikan perjuangan sampai titik sandora eh...titik darah penghabisan, kitab ini secara garis besar berisi hikayat selain Kitab Zho-Dam ada juga Kitab lainnya yaitu Kitab Jurus dan Kitab Pengobatan.

5 komentar untuk "Tifan Pokhan Tsufuk Beladiri Muslim"

  1. afwan sebelumnya, memberikan masukan saja. jika menampilkan iklan-iklan harap selektif. karena banyak gambar2 yang mengumbar aurat. meskipun scrip iklan yang didapat dengan gratis, tp kita juga harus selektif.

    jaya terus THIFAN

    BalasHapus
  2. terima kasih masukan nya, akan segera saya hapus syukron sudah berkunjung ke blog yang sederhana ini...

    BalasHapus
  3. Di Kudus apa ada cabangnya ya?? Mohon informasinya.

    BalasHapus
  4. Saudara nono untuk cabang kudus saat ini saya belum tahu. mungkin bisa di cari di google, kalau tidak salah di UNDIP udah ada lanah nya

    BalasHapus
  5. di jogja atw d aceh ada gk y?????

    BalasHapus

Terima kasih sudah berkunjung ke blog saya silahkan tinggalkan komentarKonversi KodeEmoticonFolllow

Back to Top